efek samping fisioterapi
joharidigital

Efek Samping Fisioterapi Berbahaya? Simak Jawabannya Disini!

Posted on

Fisioterapi ini merupakan prosedur medis yang mana memiliki tujuan berupa mengembalikan gerak dan fungsi tubuh. Terapi fisik ini dibutuhkan saat mengalami cedera, penyakit tertentu atau disabilitas.  Fisioterapi ini akan memberikan latihan-latihan fisik untuk bisa melakukan perbaikan pergerakan tubuh, mengurangi rasa nyeri dan kaku, mempercepat proses penyembuhan dan juga meningkatkan kualitas hidup si pasien.

Fisioterapi ini sebaiknya dilakukan atas saran dokter spesialis rehabilitasi medik dan juga dengan bimbingan fisioterapis yaitu tenaga ahli terlatih atau yang melakukan terapi. Fisioterapis ini juga akan melakukan evaluasi kondisi pasien dan melakukan strategi terapi yang tepat.

Yang Membutuhkan Fisioterapi

Tidak semua orang membutuhkan terapi ini. Rehabilitasi medik ini hanya diperlukan bagi pasien yang mengalami kondisi berupa nyeri punggung yang menyiksa, cedera atau terkilir, sakit lutut, mengalami gangguan saraf seperti Wilson dan Parkinson. Fisioterapi ini juga dibutuhkan oleh pasien pemulihan pasca operasi, mengalami nyeri sendi, dan juga pemulihan pada patah tulang.

Anak juga membutuhkan fisioterapi dimana hal ini digunakan untuk mengatasi keterlambatan tumbuh kembang, fisioterapi juga digunakan untuk mengatasi inkontinensia urine atau feses yang bisa menyebabkan penderitanya tidak bisa menahan buang air kecil dan besar.

Manfaat Fisioterapi Lebih Banyak Dibandingkan Efek Samping

Dibandingkan berpikir tentang efek samping fisioterapi yang sedikit ini ada baiknya jika pasien memikirkan manfaat fisioterapi yang banyak ini. Sudah banyak pasien yang membuktikan bahwa setelah fisioterapi mereka bisa beraktivitas secara normal dan nyeri yang dirasakannya jauh lebih mendingan.

Tidak hanya itu saja pasien bisa meningkatkan fungsi gerak tubuh dari yang awalnya kaku bisa menjadi lebih lentur. Ada juga manfaat fisioterapi lainnya seperti membuat peredaran darah menjadi lancar, membantu memulihkan otot dan membantu mengurangi peradangan yang terjadi.

Efek Samping dari Fisioterapi

Setiap terapi yang dilakukan ini tentu saja memiliki efek samping yang mana dirasakan saat atau setelah fisioterapi itu dilakukan. Efek samping fisioterapi yang nyata adalah:

  • Nyeri pada bagian yang ditangani
  • Pegal-pegal
  • Sakit Punggung

Rasa cemas juga sering dirasakan pasien dan ini merupakan efek samping yang normal. Masing-masing teknik fisioterapi ini memiliki efek samping yang bermacam dan pasien tidak perlu risau dan khawatir karena sudah ditangani oleh tenaga ahli yang profesional sehingga tidak berbahaya bagi tubuh pasien.

Salah satu teknik fisioterapi yang bisa menimbulkan efek samping adalah penyinaran. Efek samping fisioterapi penyinaran berupa kulit kemerahan dan permukaannya seperti terbakar setelah melakukan terapi. Oleh sebab itu terapi ini tidak boleh dilakukan sembarangan, namun harus ditangani oleh orang yang benar-benar ahli.

Seperti Apa Prosedur Fisioterapi?

manfaat fisioterapi
Blog Ruangguru

Untuk bisa melakukan fisioterapi ini ada beberapa prosedur yang harus dilakukan seperti di bawah ini:

1. Edukasi dan memberikan saran

Prosedurnya yang pertama adalah melakukan edukasi dan memberikan saran. Fisioterapis ini akan memberikan saran berhubungan dengan ha-hal yang memiliki pengaruh terhadap kehidupan sehari-hari pasien. Misalnya saja adalah memberikan edukasi tentang postur tubuh yang baik untuk angkat atau membawa barang untuk bisa mencegah adanya cedera.

2. Aktivitas fisik dan olahraga

Olahraga dan aktivitas fisik ini diperlukan untuk kesehatan pasien dan memiliki fungsi perbaikan fungsi gerak. Olahraga ini juga bisa digunakan sebagai penguat untuk bagian tubuh tertentu.

3. Cara manual

Prosedur terakhir adalah fisioterapi manual dimana bisa dilakukan dengan tangan.  Sebagai contohnya adalah terapi yang dilakukan dengan tangan seperti pijat untuk bisa mengurangi otot nyeri dan kaku. Terapi manual ini juga bisa dilakukan untuk meningkatkan fungsi gerak anggota tubuh pasien yang terganggu.

Selain itu ada juga terapi dengan alat fisioterapi lainnya, contohnya hidroterapi yaitu olahraga yang mana dilakukan di dalam air dan juga akupuntur dengan menggunakan terapi tusuk jarum. Yang diperlukan dalam fisioterapi ini adalah pasien cukup mematuhi instruksi dan melakukan latihan yang disuruh oleh terapis di rumah.

Tahap Persiapan

Selain efek samping fisioterapi dan prosedurnya, hal yang penting untuk diperhatikan adalah tahap persiapan sebelum fisioterapi tersebut dimulai. Tahap persiapan ini digunakan untuk mengetahui seperti apa kondisi pasien dan apa saja yang dibutuhkan oleh pasien tersebut.

Hal pertama yang akan terapis lakukan adalah menanyakan rasa nyeri dan juga gejala lainnya yang dirasakan oleh pasien. Selain itu terapis akan melakukan observasi apakah pasien bisa bergerak atau tidak, kemudian melakukan identifikasi sejauh mana pasien bisa melakukan aktivitas sehari-hari, pola tidur pasien dan juga riwayat medis yang lainnya.

Persiapan kedua adalah memeriksa kondisi pasien. Persiapan ini digunakan untuk mengetahui seberapa baik fungsi gerak yang dimiliki oleh pasien dan seberapa baik pasien bisa berjalan atau menaiki tangga. Selanjutnya terapis akan memeriksa denyut atau irama jantung ketika pasien aktif bergerak.

Yang terakhir adalah melakukan observasi terhadap postur dan juga keseimbangan pasien tersebut. Setelah menilai hal tersebut, fisioterapis ini akan melakukan diskusi kepada pasien berhubungan dengan rencana fisioterapi. Terapi juga dilakukan untuk bisa mempertimbangkan target pribadi pasien dan juga jenis terapi yang diperlukan agar target pasien tersebut menjadi tercapai.

Bisa disimpulkan bahwa tidak ada efek samping fisioterapi yang berbahaya selama pasien mengikuti petunjuk, prosedur dan juga persiapan yang dilakukan oleh ahli fisioterapis, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *